Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Sabtu, 18 Februari 2012

What do you think about LOVE ?



Suatu hari, aku bertanya pada ibuku tentang cinta. Beliau hanya membelai rambutku dan tersenyum lalu berkata...
“Nak, cinta itu ibarat bayangan, semakin kau kejar, maka akan semakin jauh. Karenanya, biarlah dirimu berada pada satu tempat. Makan bayangan itu, akan menghampirimu.
Nakk ...
Cinta itu ibarat air di telapak tangan, jika engkau genggam tanganmu, maka air itu akan hilang. Tetapi, biarkanlah tangan tetap terbuka, karena dengan itu, ia tidak akan pergi kemana-mana.
Nakk ...
Cinta itu seperti seekor kuda liar. Jika engkau tidak ikat kuat-kuat, maka ianya akan lari. Karenanya, ikatlah ia kuat-kuat dan teruslah mengawasinya, karena kita tidak tahu kapan kita membuka dan mengikatnya.
Nakk ...
Cinta itu juga seperti angin. Engkau haya bisa merasakannya tapi, tidak bisa merabanya. Dan rasakanlah dengan penuh perasaan. Niscaya, engkau akan mendapatkan betapa sejuknya agin tersebut.
Nakk ...

Rabu, 01 Februari 2012

Rukun Iman ada 6

Sebagai salah satu syarat dari iman adalah adanya keyakinan. Dan keyakinan tersebut dapat muncul dari pengetahuan atau ilmu tentang hal tersebut. Dan masalah tersebut telah dijelaskan oleh para ulama dengan penjelasan yang tuntas dan sangat jelas bagi umat.
Iman kepada Allah Subhanallohu wa Ta’ala
Kita mengimani Rububiyah Allah Subhanahu Wa Ta’ala, artinya bahwa Allah adalah Rabb: Pencipta, Penguasa dan Pengatur segala yang ada di alam semesta ini. Kita juga harus mengimani uluhiyah Allah Subhanahu Wa Ta’ala artinya Allah adalah Ilaah (sembahan) Yang hak, sedang segala sembahan selain-Nya adalah batil. Keimanan kita kepada Allah belumlah lengkap kalau tidak mengimani Asma’ dan Sifat-Nya, artinya bahwa Allah memiliki Nama-nama yang maha Indah serta sifat-sifat yang maha sempurna dan maha luhur.
Dan kita mengimani keesaan Allah Subhanallohu wa Ta’aladalam hal itu semua, artinya bahwa Allah Subhanallohu wa Ta’ala tiada sesuatupun yang menjadi sekutu bagi-Nya dalam rububiyah, uluhiyah, maupun dalam Asma’ dan sifat-Nya.
Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang artinya: “(Dia adalah) Tuhan seluruh langit dan bumi serta semua yang ada di antara keduanya. Maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beridat kepada-Nya. Adakah kamu
mengetahui ada sesuatu yang sama dengan-Nya (yang patut disembah)?”. (QS. Maryam: 65)
Dan firman Allah, yang artinya: “Tiada sesuatupun yang serupa dengan-Nya. Dan Dia-lah yang maha mendengar lagi Maha melihat”. (QS. Asy-Syura:11)